Categories Budaya

Mahasiswa IAI Jakarta Jelajahi Pesantren Sosial Budaya

IAWNews.com — Pengalaman belajar tak melulu soal teori di ruang kuliah. Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Jakarta membuktikannya lewat kunjungan edukatif ke Pondok Pesantren Assholihin Al-Abror di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tugas akademik pembuatan video profil pesantren. Namun, di balik agenda perkuliahan, mahasiswa justru menemukan gambaran utuh tentang pesantren sebagai ruang hidup yang memadukan pendidikan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya.

Mahasiswa IAI Jakarta Jelajahi Pesantren Sosial Budaya

Pesantren Assholihin Al-Abror selama ini dikenal aktif mengembangkan program pembinaan keagamaan. Yang menarik perhatian mahasiswa, pesantren ini juga menjalankan pendampingan rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Program ini dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan yang menempatkan nilai spiritual sebagai fondasi pemulihan, sekaligus membangun empati sosial di lingkungan pesantren.

Tak hanya itu, pesantren ini juga menginisiasi Pondok Budaya, sebuah ruang edukasi nonformal yang memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada santri. Budaya Betawi menjadi salah satu fokus utama, dikenalkan sebagai bagian dari identitas dan gaya hidup berbudaya yang relevan di tengah arus globalisasi.

Mahasiswa IAI Jakarta Jelajahi Pesantren Sosial Budaya

Pimpinan Pondok Pesantren Assholihin Al-Abror, KH. Ahmad Mukhlis Fadhil, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa. Ia menilai kegiatan ini menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan pesantren dalam memperluas wawasan generasi muda.
“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter sosial dan budaya. Kehadiran mahasiswa menjadi bagian dari proses saling belajar,” ujarnya.

Perwakilan mahasiswa, Rina Rudya, mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Menurutnya, pesantren mampu menunjukkan bahwa nilai-nilai agama dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan kepedulian terhadap isu sosial.

Mahasiswa IAI Jakarta Jelajahi Pesantren Sosial Budaya

“Kami melihat langsung bagaimana pesantren hidup berdampingan dengan masyarakat dan budaya lokal. Ini menjadi pelajaran penting bagi kami sebagai mahasiswa,” kata Rina Rudya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menghasilkan konten visual untuk tugas perkuliahan, tetapi juga membawa pulang pemahaman baru tentang pesantren sebagai institusi pendidikan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat masa kini. (gon/mdj)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like