IAWNews.com – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Kepolisian Republik Indonesia untuk mempererat hubungan dengan berbagai elemen masyarakat melalui kegiatan buka puasa bersama Ormas, OKP, dan mahasiswa. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Mutiara STIK/PTIK Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026), dengan suasana yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Hadir dalam acara tersebut Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran pejabat utama Mabes Polri, termasuk Komjen Yuda Gustawan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Kehadiran pimpinan Polri ini menegaskan komitmen institusi penegak hukum dalam membangun komunikasi yang terbuka dan inklusif dengan masyarakat.
Salah satu Ormas yang turut hadir adalah Laskar Merah Putih (LMP) yang dipimpin langsung Ketua Umumnya, H.M. Arsyad Cannu. Ia hadir bersama jajaran pengurus LMP, termasuk Leo Situmorang selaku Kamada LMP Jakarta dan Kastaf Mabes LMP Daenk Irfan.

Dalam keterangannya, H.M. Arsyad Cannu menyampaikan bahwa pertemuan semacam ini memiliki makna strategis dalam konteks hukum dan sosial. Menurutnya, Ormas memiliki peran penting sebagai mitra negara dalam menjaga ketertiban masyarakat dan mencegah potensi gesekan sosial.
“Ramadan mengajarkan kita tentang pengendalian diri dan persaudaraan. Sinergi antara Polri dan Ormas adalah fondasi penting untuk menjaga keamanan dan persatuan bangsa,” kata H.M. Arsyad Cannu.
Ditambahkan oleh H.M. Arsyad Cannu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut juga menjadi sinyal positif bagi masa depan demokrasi dan stabilitas nasional, karena generasi muda dilibatkan langsung dalam ruang dialog bersama aparat penegak hukum dan organisasi masyarakat.
Dimensi religius acara semakin kuat dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Abdul Somad. Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, menghindari perpecahan, serta menempatkan persatuan bangsa sebagai nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Saat azan Maghrib berkumandang, seluruh peserta berbuka puasa bersama dalam suasana yang penuh keakraban. Tidak ada sekat jabatan maupun latar belakang, mencerminkan nilai sosial dan kebersamaan yang menjadi semangat Ramadan.
Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi titik awal penguatan kerja sama antara Polri, Ormas, OKP, dan kalangan akademisi dalam menjaga kondusivitas, supremasi hukum, serta kedamaian sosial di tengah masyarakat Indonesia. (gonz)

