IAWNews.com – Kiprah Iskandar di dunia musik kembali berlanjut lewat perilisan single terbarunya berjudul “Guruku”. Berbeda dari kebanyakan pendatang baru, Iskandar dikenal sebagai anggota POLRI dengan latar belakang dokter spesialis bedah yang tetap konsisten menyalurkan hobi bermusik di tengah padatnya tugas kedinasan.
Lewat lagu “Guruku”, Iskandar menyuarakan apresiasi mendalam terhadap profesi guru yang selama ini menjadi pilar utama pendidikan bangsa. Lirik lagu ini menggambarkan pengorbanan, ketulusan, dan perjuangan guru dalam mencerdaskan generasi penerus, termasuk mereka yang mengabdi di wilayah terpencil dengan keterbatasan sarana dan prasarana.
Menurut Iskandar, kisah dalam lagu ini terinspirasi dari pengalaman nyata orang-orang terdekatnya yang berprofesi sebagai guru, serta cerita heroik para pendidik di pelosok negeri. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, profesi guru kerap berada pada posisi yang kurang menguntungkan akibat pergeseran nilai dalam dunia pendidikan.

Iskandar juga menyoroti realitas sosial saat ini, di mana guru sering kali disalahkan dalam proses mendidik dan mendisiplinkan murid. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi refleksi bersama agar masyarakat kembali menempatkan guru pada posisi yang terhormat.
Dari sisi musikalitas, “Guruku” dibalut dalam aransemen dangdut yang sederhana namun kuat secara emosional. Pemilihan genre ini bukan tanpa pertimbangan. Bagi Iskandar, dangdut merupakan musik yang dekat dengan kehidupan masyarakat dan efektif menyampaikan pesan sosial secara luas.
Single “Guruku” sejatinya telah ditulis sejak 2023. Namun, kesibukan tugas dan perpindahan penempatan, termasuk saat menjalani penugasan di Papua Barat, membuat proses produksi baru dapat dirampungkan pada awal 2026. Meski demikian, Iskandar menegaskan bahwa aktivitas bermusik tidak pernah mengganggu tanggung jawab utamanya sebagai pelayan masyarakat.
Sepanjang perjalanan bermusiknya, Iskandar telah menghasilkan belasan karya yang dirilis melalui platform digital sejak 2021. “Guruku” menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya karya Iskandar diperkenalkan secara nasional ke industri musik Indonesia.
Proses produksi lagu ini melibatkan sejumlah musisi dan kru profesional di Grim Studio, Jakarta, yang selama ini menjadi tempat Iskandar mengolah karya-karyanya. Kolaborasi yang terjalin disebut Iskandar berlangsung cair dan terbuka, sehingga menghasilkan aransemen yang sesuai dengan karakter lagu.
Dengan dirilisnya “Guruku”, Iskandar berharap pesan tentang pentingnya menghargai dan menyejahterakan guru dapat sampai ke masyarakat luas, termasuk para pengambil kebijakan. Ia ingin karya ini tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengingat akan peran besar guru dalam membangun masa depan bangsa.
Single “Guruku” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital, sementara video musiknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Iskandar Ngapak Official. (sulis)

