IAWNews.com — Memperingati satu tahun berdirinya Partai Rakyat Indonesia (PRI), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRI menggelar rangkaian kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-1 PRI yang mengusung tema “Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Harapan untuk Negeri”. Sekretaris Jenderal DPP PRI Budi Pramono turut hadir dalam kegiatan yang dikemas dengan pendekatan langsung kepada masyarakat.
Berbeda dari perayaan ulang tahun partai yang identik dengan seremoni politik, DPP PRI memilih menghadirkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis diposisikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi komitmen PRI untuk menghadirkan program yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Momentum tersebut juga berdekatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi PRI, semangat kemerdekaan menjadi ruang untuk memperkuat kembali politik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta nilai persatuan dan keberagaman.
PRI sendiri dideklarasikan pada 8 Agustus 2025 dengan menyatakan haluan nasional religius dan berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal DPP PRI Budi Pramono, keberadaan partai politik harus dapat dirasakan masyarakat melalui program yang aplikatif, bukan sebatas janji politik.
Menurutnya, program di bidang kesehatan menjadi salah satu bentuk implementasi politik kerakyatan yang ingin dikembangkan PRI.
“PRI harus menyentuh hati rakyat. Kita harus punya program-program yang aplikatif, punya janji-janji yang implementatif, baik bidang kesehatan maupun tata kelola negara dan bidang-bidang lainnya,” ujar Budi Pramono.
Ia menilai pendekatan tersebut penting agar partai tidak berjarak dengan masyarakat. Kehadiran politik, kata dia, harus mampu menjawab kebutuhan konkret yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Selain kesehatan, Budi juga menyoroti pentingnya menjaga toleransi dan keberagaman di seluruh wilayah Indonesia.
Menurutnya, keberagaman yang tersebar di 38 provinsi merupakan kekuatan nasional yang harus terus dirawat melalui politik yang mengedepankan persatuan.
Tidak hanya menghadirkan kegiatan kesehatan, peringatan HUT ke-1 PRI di Jakarta juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pelibatan UMKM menjadi bagian dari upaya PRI memberikan ruang bagi pelaku usaha masyarakat untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka peluang pengembangan usaha.
Kehadiran UMKM juga memperkuat pesan bahwa perayaan ulang tahun partai tidak hanya ditujukan untuk kepentingan internal organisasi, tetapi dapat menjadi ruang interaksi antara partai, masyarakat, dan pelaku ekonomi.
Budi Pramono menilai UMKM memiliki posisi strategis dalam menopang perekonomian nasional karena aktivitasnya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Melihat ada kegiatan UMKM, ini bisa mendongkrak ekonomi. UMKM ini harus kita besarkan karena ini adalah backbone daripada ekonomi yang ada di Indonesia,” kata Budi Pramono.
Dukungan terhadap UMKM tersebut sekaligus menjadi bagian dari gagasan PRI untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Pemberdayaan pelaku usaha kecil dinilai tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat.
Perayaan HUT ke-1 PRI dipusatkan di Kantor DPD PRI Lampung dengan berbagai rangkaian kegiatan. Jajaran DPD PRI di berbagai daerah juga turut meramaikan momentum tersebut, termasuk melalui partisipasi secara virtual.
Bagi PRI, bertambahnya usia organisasi bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan satu tahun sekaligus memperkuat arah perjuangan politik pada tahun-tahun berikutnya.
Memasuki tahun kedua, PRI ingin memperkuat kehadirannya melalui program sosial, pelayanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, serta kegiatan lain yang dinilai memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya PRI membangun citra partai yang tidak hanya hadir ketika momentum politik berlangsung, tetapi juga berada di tengah masyarakat melalui kegiatan yang konkret.
Dengan membawa semangat “Hadir, bergerak, dan memberi manfaat bagi masyarakat”, HUT ke-1 PRI menjadi penanda bahwa perjalanan partai ingin dibangun melalui kedekatan dengan rakyat, penguatan ekonomi kerakyatan, serta politik yang diterjemahkan ke dalam program nyata. (gonz)

