IAWNews.com — Penyanyi asal Jakarta, Liebie, membuka babak baru dalam perjalanan karier musiknya melalui sebuah karya yang lebih utuh. Setelah sebelumnya merilis sejumlah single, Liebie kini menghadirkan EP atau mini album bertajuk “Lurus Mentok” di bawah naungan Stoodio Music.
Mini album tersebut menjadi penanda eksplorasi baru Liebie dalam bermusik. Tidak hanya menghadirkan satu lagu, “Lurus Mentok” menawarkan tiga karya dengan karakter dan cerita yang berbeda.
Tiga lagu yang terdapat dalam EP tersebut adalah “Sakitnya Bukan Main”, “Jangan-Jangan”, dan “Lurus Mentok Belok Kanan”.
Dari ketiganya, “Lurus Mentok Belok Kanan” menjadi focus track sekaligus salah satu materi yang memberikan warna berbeda dalam perjalanan musik Liebie.
Lagu tersebut merupakan kolaborasi Liebie bersama DJ Stroo dengan mengusung perpaduan dangdut remix dan breakbeat. Aransemen electronic music memberikan energi berbeda, sementara karakter vokal Liebie membuat lagu tetap memiliki identitas yang kuat.
“Lurus Mentok Belok Kanan” mengangkat cerita mengenai seorang perempuan yang meminta kepastian kepada kekasihnya. Tema percintaan yang ringan tersebut dikemas dalam musik yang ceria dan danceable.
Perpaduan beat elektronik dan vokal Liebie membuat lagu ini memiliki karakter yang lebih dinamis dibandingkan materi sebelumnya. Lagu tersebut juga diarahkan agar dapat dinikmati oleh pendengar dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Melalui EP “Lurus Mentok”, Liebie tidak sekadar merilis kumpulan lagu. Setiap materi memiliki cerita dan pendekatan musikal masing-masing.
“Sakitnya Bukan Main” merupakan lagu yang diciptakan sendiri oleh Liebie. Lagu ini bercerita tentang rasa sakit seorang perempuan akibat persoalan cinta.
Sementara “Jangan-Jangan” merupakan karya Teddy Jamino dengan produksi musik oleh Gilang AK.
Adapun lagu “Lurus Mentok Belok Kanan” menjadi materi kolaborasi bersama DJ Stroo. Lagu tersebut diciptakan dan diproduseri oleh DJ Stroo.
Perbedaan karakter ketiga lagu tersebut menjadi bagian dari upaya Liebie memperlihatkan perkembangan musikalnya. Jika sebelumnya pendengar mengenal Liebie melalui single, kali ini ia memberikan pengalaman mendengarkan karya dalam format yang lebih lengkap melalui sebuah EP.
Kehadiran “Lurus Mentok Belok Kanan” dalam EP juga memiliki cerita tersendiri. Liebie dan DJ Stroo pertama kali bertemu secara tidak sengaja dalam sebuah event musik.
Pertemuan tersebut kemudian berkembang menjadi pembicaraan mengenai kemungkinan membuat karya bersama. Kebetulan, DJ Stroo memiliki materi lagu yang telah lama disimpannya.
Ketika materi tersebut ditawarkan, Liebie langsung tertarik untuk membawakannya. Menariknya, proses penggarapan lagu berlangsung cukup singkat. “Lurus Mentok Belok Kanan” diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu hingga siap dirilis.
Bagi Liebie, kolaborasi tersebut menjadi pengalaman baru karena mempertemukannya dengan karakter musik DJ dan dangdut remix. “Walaupun bukan kolaborasi pertama kali, tapi bagi saya ini menjadi sesuatu yang baru di perjalanan karier musik saya. Apalagi ada kolaborasi dengan DJ yang bawain dangdut remix,” ujarnya.
Liebie berharap karya tersebut dapat diterima berbagai kalangan dan cerita yang dibawakan bisa terasa dekat dengan pengalaman pendengar.
Di balik “Lurus Mentok Belok Kanan”, terdapat materi yang sebenarnya telah dibuat sejak 2022. Liebie mengatakan, ide tersebut muncul setelah dirinya melihat perkembangan musik breakbeat yang lahir dan berkembang di klub-klub Indonesia.
Menurut Liebie, genre tersebut memiliki karakter yang sangat Indonesia dan dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan, termasuk Gen Z.
“Materi lagu ini sebenarnya sudah lama aku ciptakan, sekitar tahun 2022 lalu. Berawal saat aku melihat fenomena berkembangnya musik bergenre breakbeat yang lahir dan besar di club-club Indonesia,” kata Liebie.
DJ Stroo kemudian melihat potensi materi tersebut ketika bertemu dengan Liebie. Ia menilai karakter vokal Liebie sesuai dengan lagu yang telah lama disimpannya.
“Selama ini aku memang belum nemu penyanyi yang tepat untuk lagu ini, dan saat ketemu Liebie aku rasa dia yang pas menyanyikannya,” ungkap DJ Stroo.

Tidak berhenti pada perilisan EP, Liebie juga menyiapkan music video untuk “Lurus Mentok Belok Kanan”. Bersama DJ Stroo, Liebie juga merencanakan serangkaian kegiatan promosi di sejumlah wilayah untuk memperkenalkan lagu kolaborasi tersebut secara lebih luas.
Dengan tiga lagu yang menawarkan warna berbeda, EP “Lurus Mentok” menjadi langkah Liebie untuk memperluas eksplorasi musiknya. Dari kisah patah hati dalam “Sakitnya Bukan Main”, nuansa “Jangan-Jangan”, hingga perpaduan dangdut remix dan breakbeat dalam “Lurus Mentok Belok Kanan”, Liebie mencoba menunjukkan sisi musikal yang lebih beragam.
EP “Lurus Mentok” pun menjadi babak baru bagi Liebie untuk memperkenalkan karya sekaligus identitas musiknya kepada pendengar yang lebih luas melalui platform musik digital. (sulis)

