IAWNews.com – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan konvensional. Di Jakarta Pusat, semangat tersebut diterjemahkan dalam bentuk kompetisi yang memacu kemampuan teknis, strategi, ketelitian, sekaligus fisik para peserta melalui Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat 2026.
Digelar ORARI Lokal Jakarta Pusat di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2026), Proklamafox 2026 mempertemukan para pehobi radio amatir dari berbagai daerah untuk beradu kemampuan menemukan sumber sinyal radio yang menjadi target dalam permainan Fox Hunting.
Sebanyak 68 peserta tercatat ambil bagian. Mereka berasal dari DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Karawang, Sleman, Magelang, Serang, Sumedang, Bandung hingga Tasikmalaya.
Bagi komunitas radio amatir, Fox Hunting bukan sekadar aktivitas mencari titik keberadaan pemancar. Di balik kompetisinya terdapat keterampilan membaca sinyal, menentukan arah, mengatur strategi pencarian, serta mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Ketua ORARI Lokal Jakarta Pusat, Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengasah kemampuan anggota dalam melakukan pencarian sinyal radio.
“Saat ini saya ada di Tugu Proklamasi, di mana ORARI Lokal Jakarta Pusat mengadakan Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat,” ujar Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK).
Menurut Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), Proklamafox memiliki keterkaitan erat dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia karena kegiatan tersebut digelar pada bulan Agustus. “Proklamafox ini memang berangkat dari event yang diambil pada saat bulan Agustus, sama dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.
Dalam kompetisi Fox Hunting, peserta tidak cukup hanya mengandalkan perangkat radio. Kemampuan teknis harus dipadukan dengan pengamatan terhadap lingkungan dan strategi untuk mempersempit lokasi sumber sinyal.
Karena itu, setiap peserta menghadapi tantangan yang berbeda di lapangan. Kecepatan mencari target harus berjalan beriringan dengan ketelitian agar peserta tidak salah menentukan arah maupun lokasi.
Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi komunitas radio amatir untuk kembali mengasah keterampilan yang menjadi bagian penting dalam aktivitas mereka. “Melalui kegiatan Proklamafox ini kita akan mengasah kembali tentang mencari sinyal ataupun pergerakan-pergerakan tentang stasiun-stasiun radio yang memang sengaja dilatih,” jelasnya.
Konsep tersebut membuat Fox Hunting memiliki karakter yang berbeda dibandingkan kompetisi olahraga pada umumnya. Unsur teknologi komunikasi, navigasi, ketahanan, strategi, dan ketepatan berpadu dalam satu arena pertandingan.
Pemilihan nama Proklamafox bukan tanpa alasan. ORARI Lokal Jakarta Pusat menjadikan momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai tema utama sekaligus filosofi kegiatan.

Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK) menyebut semangat pembebasan dan kemerdekaan menjadi spirit bagi dunia amatir radio. “Proklamafox membawa makna bahwa semangat proklamasi, semangat pembebasan kita menuju ke kemerdekaan ini juga menjadi spirit bahwa dunia amatir ini adalah dunia yang merdeka,” tuturnya.
Menurut Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), aktivitas radio amatir juga memiliki nilai keterampilan yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat. “Kegiatan keterampilan dalam radio ini adalah milik masyarakat. Amatir radio atau jajaran amatir radio menjadi fasilitator, sehingga semakin ke sana akan semakin dicintai rakyat,” jelasnya.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi Fox Hunting tidak hanya diarahkan untuk mengejar kemenangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempertahankan keterampilan komunikasi radio sekaligus memperkenalkan dunia amatir radio kepada generasi dan masyarakat yang lebih luas.
Kehadiran 68 peserta dari berbagai daerah menjadi salah satu daya tarik Proklamafox 2026. Peserta dari Jakarta, Bekasi, Karawang, Jawa Tengah, Banten hingga Jawa Barat berkumpul dalam satu arena kompetisi. Perbedaan daerah justru menjadi bagian dari kekuatan komunitas karena kompetisi sekaligus menjadi ruang bertemu, bertukar pengalaman, dan mempererat persaudaraan sesama pehobi radio.
Dengan demikian, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan. Pengalaman mengikuti kompetisi dan bertemu dengan sesama anggota komunitas menjadi nilai lain yang tidak kalah penting.
Semangat tersebut juga sejalan dengan pesan Wali Kota Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M. A. P., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Mini Fox Hunting Proklamafox Jakarta Pusat 2026.
Menurut Drs. Arifin, M. A. P., Proklamafox merupakan event kebanggaan Jakarta Pusat dalam ajang perlombaan Fox Hunting ORARI. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kemampuan komunikasi radio amatir, serta menumbuhkan sportivitas dan kebersamaan.
Selain itu Drs. Arifin, M. A. P., juga mengajak peserta menjadikan Proklamafox sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengasah kemampuan.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada kompetisi Fox Hunting. Jakarta Pusat juga menggelar Special Net DMR melalui perangkat DMR di TG 510. Special Net berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, sebelum dan selama rangkaian kegiatan Proklamafox berlangsung.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana komunitas radio amatir tetap mengembangkan komunikasi melalui teknologi digital tanpa meninggalkan karakter komunitas yang mengedepankan interaksi dan silaturahmi.
ORARI Lokal Jakarta Pusat memastikan Proklamafox memiliki prospek untuk terus dilanjutkan. Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), mengatakan kegiatan ini akan diarahkan menjadi event tahunan Jakarta Pusat. “Kita akan jadikan event ini sebagai event tahunan untuk Jakarta Pusat,” tegasnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Yudi Wahyudin Surya Putra, SH (YC0JNK), kepada seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kompetisi.
Harapan tersebut sejalan dengan dukungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat yang menginginkan Proklamafox berjalan lancar, sukses, dan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dunia radio amatir di Indonesia.
Pada akhirnya, Proklamafox 2026 bukan hanya tentang menemukan siapa yang paling cepat menemukan “rubah” atau sumber sinyal. Di balik suara radio dan pergerakan peserta di lapangan, terdapat semangat kompetisi, keterampilan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap hobi yang terus dijaga komunitas radio amatir.
Dari Tugu Proklamasi, semangat “Jakpus Bangkit Bersatu” pun diterjemahkan melalui frekuensi, strategi, dan perburuan sinyal dalam sebuah kompetisi yang memadukan teknologi dengan semangat kemerdekaan. (sulis)

