IAWNews.com – Langkah baru Diva Dangdut Indonesia, Kristina, di industri fashion muslimah tak berhenti pada peluncuran KD Hijab semata. Penyanyi yang kini mantap berhijab itu memiliki mimpi besar untuk membawa brand yang dibangunnya dapat diterima oleh masyarakat Indonesia hingga pasar fashion muslim Asia.
Bagi Kristina, KD Hijab merupakan awal dari perjalanan panjangnya di dunia usaha. Ia meyakini bahwa sebuah mimpi besar harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan konsisten.
“Makanya tadi saya bilang di awal, kepakkan sayapmu selebar mungkin. Walaupun by process, kita tidak bisa langsung yang wow. Semuanya step by step. Namanya juga UMKM, jadi pelan-pelan, slowly but sure,” ujar Kristina.
KD Hijab lahir dari perjalanan hijrah dan keinginan Kristina untuk menghadirkan produk yang dekat dengan kesehariannya sebagai seorang muslimah. Ia berharap koleksi yang dihadirkannya tak hanya menjadi pilihan para penggemarnya, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan perempuan muslim modern yang mengutamakan kenyamanan dan keindahan dalam berbusana.

“Alhamdulillah sekarang saya sudah berhijab. Dari situ saya berpikir, kenapa tidak membuat hijab saja? Saya ingin apa yang saya pakai juga disukai oleh mereka. Mudah-mudahan apa yang digunakan oleh seorang Kristina juga bisa sampai kepada para penggemar dan masyarakat yang berhijab,” tutur Kristina.
Dalam merancang koleksinya, Kristina banyak terinspirasi dari perkembangan tren fashion muslim dunia. Ia mengamati model-model hijab dari Timur Tengah yang dipadukan dengan karakter perempuan Asia, khususnya Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia.
Menurut Kristina, perkembangan fashion muslim saat ini sangat dinamis sehingga pelaku usaha harus terus mengikuti tren yang berkembang tanpa kehilangan identitas produknya. “Saya banyak melihat perkembangan hijab dari Timur Tengah yang dipadukan dengan selera masyarakat Asia dan Indonesia. Kita juga harus terus mengikuti perkembangan fashion yang sedang tren supaya tidak tertinggal,” ungkapnya.
Perpaduan sentuhan Timur Tengah dan gaya fashion Asia tersebut diharapkan mampu menjadi ciri khas KD Hijab dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Kristina pun optimistis produk fashion muslim Indonesia memiliki peluang besar untuk diterima di pasar Asia karena dikenal memiliki karakter yang beragam dan selalu mengikuti perkembangan zaman.
Tak hanya berhenti pada koleksi hijab, Kristina juga telah menyiapkan rencana untuk menghadirkan produk fashion muslim lainnya secara bertahap. Ia ingin KD Hijab tumbuh menjadi brand fashion muslim yang menawarkan berbagai pilihan busana dengan karakter simple, elegan, dan cantik.
“Doakan saja untuk produk fashion muslim lainnya. Semuanya akan dilakukan pelan-pelan dan melalui proses,” kata Kristina.

Konsep fashion yang diusung KD Hijab pun tidak lepas dari gaya berbusana Kristina saat ini. Ia memilih penampilan yang sederhana namun tetap elegan dan nyaman digunakan dalam berbagai kesempatan.
“Fashion seorang Kristina sekarang adalah simple, elegan, dan tentunya cantik. Perempuan itu identik dengan cantik, tetapi cantik itu tidak harus mahal,” ujar Kristina.
Dengan visi untuk terus berkembang, Kristina berharap KD Hijab tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga mampu menjadi salah satu brand fashion muslim yang diminati masyarakat Asia. Baginya, melebarkan sayap ke dunia fashion merupakan bentuk ikhtiar untuk terus berkarya sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi banyak perempuan muslim.
“Bismillah, doakan ya. Semoga disukai dan semakin banyak penggemarnya. Semoga KD Hijab bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, Asia, dan masyarakat luas,” pungkas Kristina. (cahyo)

